Ada Apa di Greko Bandung ?

alhamdulillah di hari rabu yang cerah ane diberi kesempatan untuk ke Bandung bareng teman-teman Kelas Blogger yeyee, ada apakah di Bandung, karena kita di haruskan kumpul jam 5 pagi alias masih dini hari sekali gan and sis, tapi ane dengan semangat 45 meluncur menggunakan Commuter Line menuju tekape karena penasaran akan GreKo Creative Hub, yang akan launching pada hari ini, yuk ikutin perjalanan yang ane lakukan dengan teman-teman Kelas Blogger.

jam di tangan ane menunjukkan pukul 10.00 kurang lebih kita sampai di Bandung, tepatnya di Kosambi sudah ada di Google Maps juga kalo agan dan sista mau ke lokasinya Greko Creative Hub, bagunannya masih kinyis-kinyis karena masih baru, beruntunglah ane termasuk orang yang diundang untuk meresmikan GreKo Creative Hub, sesampainya di lokasi kita diarahkan untuk ke lantai atas setelah di lantai atas dipindah lagi ke lantai dasar hanya untuk menyimpan tas ransel yang berat ini, huuaaaa

yaps di GreKo Creative Hub, ini ada yang ajip lhoo gan and sis, yaitu Pasar Pinuh dan sistem pembayaran kalo mau jajan dan makan sudah tidak menggunakan uang cash lagi lho, dengan menggunakan Kartu Juara yang bisa di topup menggunakan kartu atm dan uang cash, disini ane mendapatkan nya secara free dan sudah ada saldonya sebesar Rp. 100.000 yang dapat digunakan untuk memesan makanan yang terlihat enak dan menggoda.

berikut salah satu spot yang lumayan baget kalo dijadiin loaksi photo dan di upload ke media sosial, karena lokasinya cukup instagramable banget, yuk gan dan sista kalo lagi di Bandung ayo mampir ke GreKo Creative Hub yaaa, dan jangan lupa kasih infonya dapet dari AwalPermata yaaa

Pasar Pinuh ini ramai banget lhoo, karena baru opening dan semoga saja ke depannya bisa rame terus dan lebih banyak menunya lagi agar pengunjung tidak bosan untuk ke Pasar Pinuh yang ada di GreKo Creative Hub ini.

disaat yang lain antri untuk memesan menu, ini ada salah seorang rekan ane yang asyik untuk mengabadikan moment berharga disini, yaitu moment ngantri makanan di salah satu spot makanan di Pasar Pinuh.

antri dan tanya menu yang ada juga sambil pegang kamera yaaa haha, karena moment yang berharga ga akan terulang untuk kesekian kalinya di Pasar Pinuh ini.

ini salah satu bill makanan yang ane pesen yaitu nasi goreng babat yang pedas, yang ngebuat ane penasaran adalah seberapa pedas ini nasi goreng hahaa #ilovesambal

ini tampilan nasi goreng babat yang ane pesen dan terlihat menggoda dan pertanyaannya adalah apakah pedas dan ajip ini nasi goreng? hhhmm.. setelah gigitan kesekian kalinya dapat ane simpulkan bahwa kalo dari segi rasa sudah pas, porsi pas dan kurang pedes saja sihh hahaa. mungkin untuk kedepannya bisa lebih pedas lagi yaa

menu selanjutnya yang ane pesan adalah es pelangi dengan harga Rp. 20.000 wahh lumayan juga yaa harganya apakah harganya sepadan dengan harga ???, setelah ane aduk dan langsung saja di cobain dan ternyata rasanya masi tergolong standar menurut ane sih tapi bisa untuk mengobati dahaga juga.

menu berikutnya yang ane pesen masih es karena di standnya banyak rempah, ane kira itu rempah original yang di proses menjadi minuman akan tetapi sudah dalam bentuk serbuk dan dalam bentuk sachet, dari segi rasa ini es golden thamarin masih standar.

menu berikutnya adalah roti tipis yang menggunung dengan isian coklat dan keju dari segi rasa ya lumayan lah yaa dan bikin nagih untuk dibeli lagi ketika ke Pasar Pinuh.

setelah puas makan kita semua bergegas menuju lantai bawah lagi untuk mengenal lebih jauh tentang GreKo Creative Hub yang sedang di kunjungi ini,

yang menjelaskannya adalah langsung dari Marketing GreKo Creative Hub, bahwa di sini tersedia juga apartemen dan Indigo Jeans yang menjadi icon GreKo.

Indigo Jeans ini menggunakan technologi dari Spanyol yang bisa melukis di jeans dengan menggunakan cahaya laser dan sudah ada design yang ingin dibuat sebelumnya.

pria berkumis itu adalah teknisi di indigo jeans yang mengoprasikan dan mengenal lebih jauh tentang Technology yang digunakan dalam membuat design yang langsung di gambar di jeans tersebut.

berikut adalah batang pohon yang menggunakan jeans yang digambar menggunakan mesin laser dan hampir menyerupai batang pohon yang nyata juga yaa, keren banget lah pokoknya mah.

lukisan pun menggunakan Technology sinar laser dan terlihat seperti hasil lukisan tangan yang sempurna dan indah juga buat di lihat berlama-lama.

ini salah satu hasil karya menggunakan jeans dan tentunya sudah di design menggunakan sinar laser, dan ane pun begitu terkagum-kagum melihat hasilnya, buat gan and sis yang kesini wajib ke indigo jeans yaa.

dan kue ini juga terlihat seperti kue yang bisa dimakan padahal itu semua hasil karya menggunakan mesin laser tadi dengan bahan baku jeans.

marketing GreKo pun tersenyum-senyum melihat hasil yang dihasilkan karena begitu terlihat nyata dan yaa bagus banget pokoknya.

dan hasil karya nya juga di pakai oleh model dari Itang Yunaz, dan ini terbukti bahwa produk indigo jeans sangat bagus dan diterima oleh pasar dan bangga akan produk dalam negeri

sekian report dari ane mungkin akan tambah lagi dari sudut pandang yang berbeda, sampai ketemu lagi yaa, ini adalah salah satu spot photo yang ane suka dan diambil dari lantai paling atas di GreKo Creative Hub

3 thoughts on “Ada Apa di Greko Bandung ?

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *